Mahasiswa HMI Terluka Saat Demo Penolakan Tarif PDAM

0
123

POLICE LINE — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Bone melakukan unjuk rasa di kantor PDAM Bone, Jumat (30/11/2018).

Aksi yang dilakukan oleh HMI Bone ini berujung ricuh antara mahasiswa dan pegawai PDAM. Mulanya, mahasiswa meminta Direktur PDAM untuk menerima aspirasinya terkait penolakan kenaikan tarif air PDAM.

Pihak PDAM dinilai lambat untuk menerima para pengunjuk rasa sehingga memicu emosi mahasiswa. Akibatnya terjadi aksi saling dorong hingga berujung kericuan antara mahasiswa dan pegawai PDAM.

Atas insiden tersebut, sejumlah mahasiswa mengalami luka, termasuk Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Iwan Taruna mengalami luka pada bagian mulut diduga akibat dipukul benda tajam.

“Awalnya terjadi saling dorong antara kami dan pegawai, tiba-tiba ada pegawai yang langsung memukul Korlap kami sehingga mulutnya berdarah,” kata salah seorang mahasiswa.

Usai memukul Iwan Taruna, oknum pegawai PDAM berlari masuk ke dalam pekarangan kantor dan sempat dikejar, beruntung polisi cepat melerai.

Tidak hanya itu, ada juga pegawai PDAM yang terluka pada bagian tangan. Bahkan, satu unit kendaraan dirusak oleh massa karena merasa kesal salah satu rekannya di keroyok oleh pegawai PDAM.

Saat ini aksi sementara dihentikan kerana salat Jumat, dan akan dilanjut. Mahasiswa juga masih berada di depan kantor PDAM Bone yang dikawal anggota Polres Bone dan Polsek Tanete Riattang.

Artikel ini tayang sebelumnya di harian Rakyatku.com dengan tajuk:
Unjuk Rasa di PDAM Bone Ricuh, Satu Mahasiswa Luka

Hot Line:  Nahkoda Baru Pemuda Katolik DKI Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here