Prabowo Subianto :Impor Hancurkan Petani, Indonesia Harus Tiga Swasembada

0
229

POLICELINE. Calon Presiden Prabowo Subianto mengajak rakyat Indonesia untuk berdiri di kaki sendiri dengan tiga swasembada : pangan, energi, dan air. Impor menghancurkan petani, katanya.

Hal itu diungkapkannya ketika menghadiri rangkaian Deklarasi Relawan Rhoma Irama for Prabowo-Sandi (PAS) di Markas Soneta, Jalan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat, Minggu (28/10).

Indonesia harus swasembada pangan, katanya seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

“Kita harus swasembada pangan, beras harus tersedia, pangan harus terjangkau, tidak perlu lagi impor-impor lagi makanan, impor-impor itu yang akan menghancurkan kita sendiri, petani-petani kita sendiri,” ujar Prabowo.

Yang kedua, menurut Prabowo, Indonesia harus swasembada energi bahan bakar. BBM hasil impor yang akan menggerus keuangan negara, katanya.

“Hari ini kita impor lebih dari 1 juta barel lebih setiap hari. Kalau sekarang harga BBM 80 dolar AS per barel, dan diperkirakan akan naik. Berarti 80 juta dollar lebih dalam sepuluh hari, dan setiap bulan mencapai 3 miliar dolar AS lebih,” papar Prabowo.

Menurutnya, Indonesia yang dianugerahi lahan subur yang begitu luas seharusnya bisa dimanfaatkan dengan menanam jenis tanaman yang bisa menghasilkan energi bahan bakar.

“Bayangkan dan kita kirim keluar terus (tapi tetap impor). Kita akan swasembada energi, kita tidak akan impor jika mendapatkan mandat dari rakyat. Kita punya 80 juta hektare yang sudah rusak. Kita akan tanam yang bisa menghasilkan bahan bakar, dari singkong, aren, jarak,” paparnya.

“Bayangkan kalau hutan yang rusak kita tanam singkong, aren dan jarak yang bisa dikonversi menjadi ethanol kita tidak usah impor. Dan kalau kita tanam 20 juta hektar itu berapa orang yang dapat bekerja,” sambung Prabowo.

Sedangkan untuk yang ketiga, Prabowo menyatakan Indonesia harus swasembada air. Dia mengingatkan, air bersih dari tanah Indonesia harus dibeli oleh rakyatnya sendiri.

Hot Line:  Babinsa Koramil 0827/21 Ra'as Melaksanakan Anjangsana Di Rumah Warga Binaan

“Swasembada air, jangan anggap enteng. Saya baru bertemu pakar-pakar air terbaik dunia, PBB mengatakan 2025 dunia akan krisis air. Di ibu kota kita sendiri sudah banyak masyarakat yang beli air untuk kebutuhannya,” demikian Prabow.

 [hms/rmol]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here