Jaga Ketahanan Pangan, Babinsa Sapeken Rawat Tanaman Jagung

0
158

Sumenep (Policeline.co)- Untuk menghasilkan tanaman jagung yang sehat dan subur, perawatan wajib dilakukan terutama pembersihan rumput liar atau gulma. Pendampingan penyiangan dilakukan bersama Babinsa yaitu semenjak jagung sudah mulai tumbuh berkembang.

Dalam kegiatan pendampingannya, Babinsa Ramil 0827/19 Sapeken Sertu Pahlawan Bala selalu rutin melaksanakan pemantauan perkembangan serta membantu melakukan pencabutan rumput yang tumbuh disekitar tanaman jagung milik Bapak Hasib di Desa Pagerungan Besar Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Rabu, (24/10/2018).

Adapun tanaman pengganggu yang tumbuh diantara tanaman utama bisa mengganggu karena bersaing dengan tanaman utama terhadap kebutuhan unsur hara, air, cahaya dan ruang tumbuh, sehingga produksi tanaman menjadi tidak optimal.

“Pembersihan rumput terutama sebaiknya dilakukan secara terus menerus sampai buah jagung sudah mulai tua dan batang jagung sudah mulai mengering, saat jagung sudah mulai kering, pembersihan rumput dapat dilakukan dengan menggunakan herbisida,” Jelas Babinsa Sertu Pahlawan Bala.

Dikatakan oleh Babinsa, disamping melakukan penyiangan juga perlu melakukan penyulaman untuk lubang-lubang pada jagung yang tidak tumbuh pada awal penanaman, hal itu dilakukan dengan harapan supaya hasil tanam bisa merata.

Selanjutnya, lakukan pemupukan menggunakan pupuk NPK dengan komposisi yang merata. Diharapkan pada pemupuka pertama dilakukan pada saat 7 hari setelah tanam dengan komposisi: Urea 200Kg/Ha, SP36 150KgHa, KCL 100Kg/Ha. Pemupukan pertama ini juga sering dilakukan bersamaan dengan penanaman, namun karena diawal sudah menggunakan pupu kandang maka pemupukan dilakukan 1 minggu setelah tanam.

Dapat dilakukan pemupukan kembali pada saat usia jagung 21 hari setelah tanam, dengan komposisi Urea 200Kg/Ha. Dan pemupukan ketiga setelah jagung berusia 30-40 hari setelah tanam dengan komposisi Urea 150Kg/Ha. Lakukan perawat secara rutin agar jagung dapat tumbuh dengan normal dan buahnya super.

Hot Line:  H -1 Upacara Penutupan TMMD 104 Kodim 0827 Sumenep, ini hasil capai sasaran 100%

“Dalam kondisi normal budidaya jagung dapat dipanen pada usia sekitar 3 bulan, pada usia ini batang dan daun jagung mulai mengering dan ini menandakan bahwa jagung di dalam juga sudah mengering dan siap untuk dipanen”, tutupnya. (sur/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here