TNI – Polri Kebut Pembersihan Ratusan Rumah Rusak Pasca Gempa Di Sapudi

0
155

Sumenep,Policeline.co – Ratusan rumah rusak yang terdampak gempa di dua kecamatan kepualuan sapudi kabupaten sumenep madura-jawa timur setiap harinya terus dilakukan pembersihan oleh TNI – Polri. Rabu, (17/10/2018).

Dalam pelaksanaan pembersihan tersebut masih terkendala sarana transportasi mengingat jarak yang jauh dari posko serta medan yang sulit dijangkau. Sebagai informasi yang diperoleh awak media Pendim 0827 kedepan tim berencana akan membuat posko sementara agar tidak terlalu jauh dari lokasi rumah rusak yang akan dibersihkan.

Sebanyak 691 unit rumah rusak di dua kecamatan tersebut. Dalam pantauan media pedim yang terjun langsung dilokasi sampai saat ini sekitar 205 rumah masyarakat yang sudah selesai dilakukan pembersihan puing-puing serta pemilihan batu bata yang masih bisa dimanfaatkan lagi sebelum rekontruksi dilakukan.

Namun, kegiatan pembersihan sampai saat ini masih terkendala sarana transportasi begitu juga medan yang sulit untuk dilalui dan jarak tempuh cukup jauh dari posko di masing-masing kecamatan. Untuk mencapai lokasi rumah rusak para personil harus menempuh jarak kurang lebih sekitar 1,5 sampai 2 Kilometer dengan berjalan kaki.

Jumlah personil yang melakukan pembersihan sebagai mana yang sudah di bagi di beberapa titik diantaranya melibatkan satuan Yon Raider 500/Sikatan,Yon Zipur 5 dari malang dan Brimob Polda Jatim.

“Dikecamatan gayam ada sebanyak 82 personil TNI – Polri yang melakukan pembersihan, setiap harinya personil tersebut standby di posko yang ada di desa Prambanan. Sementara di Kecamatan nonggunong ada 44 personil dengan posko berinduk di desa Sonok.

Letnan Ctm Zairi selaku danton kesehatan Kesehatan Raider 500/Sikatan mengatakan, nantinya untuk mempermudah pembersihan kita akan membuat posko terdekat dengan lokasi rumah rusak milik masyarakat yang akan dibersihkan.

Hot Line:  Korban Meninggal Gempa Lombok Jadi 108 orang

“Sampai saat ini yang sementara kita lakukan berkoordinasi dengan pihak aparat desa setempat guna untuk mendukung transportasi agar pasukan baik TNI – Polri lebih cepat dalam bergerak menuju sasaran yang akan dibersihkan,” pungkas Latnan Zairi. (sur/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here