Babinsa Desa Paliat Berikan Arahan Pasca Panen Kacang Panjang

0
193

Sumenep,Policeline.co – Seperti sifat sayuran pada umumnya, kacang panjang merupakan komoditi yang tidak tahan lama diantaranya mudah busuk dan cepat menurun kualitasnya . Untuk melindungi hasil panen dari kerusakan dan mempertahankan kualitas produk agar dapat diterima konsumen dalam keadaan segar maka perlu dilakukan penanganan panen dan pasca panen .

Seperti halnya yang dilakukan Sertu Siswono Babinsa Koramil 0827/19 Sapeken dalam melaksanakan Upsus pendampingan penanganan panen tanaman kacang panjang dilakukan secara cermat dan hati – hati dengan harapan agar diperoleh hasil yang baik .

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan oleh Sertu Siswono dikebun milik Bapak Ahmad salah satu warga binaan yang bsrtey tinggal di Desa Paliat Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Minggu, (30/9/2018).

Dikatakan oleh Babinsa Desa Paliat perlakuan pasca panen akan mempengaruhi hasil serta proses penanganan selanjutnya . “Penanganan panen yang baik akan memberikan kualitas produksi yang baik pula, dalam pemanenan ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain usia panen dan cara panen,” ungkap Sertu Siswono.

Dijelaskan juga oleh Babinsa bahwa panen kacang panjang dibedakan 2 macam, yaitu panen polong muda dan panen polong tua atau biji – bijinya.

Pemanenan kacang panjang dilakukan dengan cara memetik yaitu dengan memutar bagian pangkal polong agar polong terlepas seluruhnya dan tidak menimbulkan luka yang besar. “Panen dengan memutar hingga seluruh polong terlepas dari tangkainya dapat merangsang pembentukan buah baru lebih cepat, “terangnya”.

Cara panen dengan memetik di bagian pangkal polong dapat meningkatkan hasil sampai 25% . “Apabila panen dilakukan dengan menyisakan sedikit polong pada tiap tangkai akan menghasilkan 2 – 4 buah, namun bila seluruh polong dipetik maka tanaman mampu menghasilkan 4 – 6 polong tiap tangkai,” imbuh Sertu Siswono.

Hot Line:  Antisipasi Penyelewengan, Babinsa Sapudi Pantau Bongkar Muat Pupuk

Tahap-tahap yang perlu kita lakukan dalam penanganan pasca panen kacang panjang antara lain sortasi, pengemasan dan pengangkutan .
1 . Sortasi.
Tidak semua kacang yang telah dipanen layak dipasarkan, sehingga perlu disortasi atau pemilahan berdasarkan kualitas dan keseragaman, polong kacang panjang dipilah antara yang baik dan yang cacat .
2 . Pengemasan.
Pengemasan bertujuan untuk memudahkan dalam pengangkutan. Kacang panjang yang akan dipasarkan di pasar tradisional biasanya tidak dikemas secara khusus, pengemasan dilakukan sederhana dalam bentuk ikatan besar atau kecil yang beratnya sekitar 250 – 2.000 gram tiap ikatnya.
3 . Pengangkutan
Untuk pemasaran jarak jauh diusahakan sayuran terlindung dari sinar matahari dan hujan agar tidak cepat layu atau busuk. “Sebaiknya disarankan kacang panjang yang selesai dipanen diharapkan bisa langsung diangkut agar diterima konsumen dalam keadaan masih segar,” Pungkas Babinsa dalam menjelaskan. (sur/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here