Dikeluhkan Tokoh Masyarakat, Kepala SDN Romben Rana Dungkek Terancam Dicopot

0
276

POLICE LINE– Fungsionaris KPK-RED mengaku sering menerima keluhan dari warga Dungkek terkait Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Romben Rana 157, Kecamatan Dungkek yang diduga sering pulang pagi.

“Kami terima laporan tokoh masyarakat Dungkek, kalau sekolah Itu sering pulang lebih pagi. Terus, ada laporan tokoh, seorang murid akan dikeluarkan oleh Kepala sekolahnya dengan alasa nakal.Padahal,pihak sekolah tidak boleh arogan begitu,”ungkap Akhmad Karyono, salah satu fungsionaris LSM Sumenep.

Akhmad Karyono, LSM Sumenep

Untuk mengecek kebenaran adanya laporan sekolah pulang lebih awal, pada Selasa pagi, tim media ini melakukan imvestigasi ke sekolah tersebut sebelum belum pukul 11.00 wib.Ternyata benar, kondisi sekolah sudah lengang dengan pintu depan berpagar besi sudah dalam keadaan ditutup.

“Sobung (sudah tidak ada, pulang, red) Pak,” demikian dua warga sekitar SDN Romben Rana memberikan keterangan,Selasa 25 September 2018.

Tak hanya persoalan jam KBM yang diduga lebih cepat dari sekolah lain, pihaknya juga menerima laporan terkait tindakan yang diduga menyalahi aturan, seperti mengeluarkan siswa dengan alasan nakal.

“Kita terima laporan dari tokoh masyarakat adanya siswa yang akan dipindah dari sekolah itu dengan alasannya anaknya nakal. Ini jelas nggak benar, nggak boleh dong main pindah begitu. Kami berharap Disdik Sumenep menindak tegas oknum kepala sekolah itu,”tandas Akhmad Karyono, kepada Policeline.

Fajarisman, Kabid Dikdas

Terkait keluhan wali murid dan tokoh masyarakat yang disampaikan melalui LSM tersebutzl, Fajarisman, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Sumenep mengaku akan memanggil Kepala Sekolah SDN Romben Rana,Kecamatan Dungkek, Sumenep, Madura, Jawa Timur. (fer/red)

Hot Line:  Pidato Ketua PGRI Banyuwangi Diduga Lecehkan Wartawan dan LSM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here