Tantangan Jurnalis Di Era Informasi Media Digital

0
141

Oleh: Wilson Lalengke

“Siapa menguasai informasi, dia menguasai dunia”, demikianlah sebuah kalimat bijak yang sering kita dengar. Ungkapan itu dalam kenyataannya bukanlah sebuah utopia belaka. Realitas telah memberikan bukti di sepanjang sejarah manusia. Seseorang yang memiliki informasi selalu memenangkan setiap kesempatan yang ada.

Kemajuan seseorang maupun sebuah bangsa amat ditentukan oleh kepemilikan atau penguasaan informasi. Negara-negara kaya di benua Eropa adalah contoh kongkrit sebagai bukti bahwa penguasaan informasi adalah mutlak bagi pencapaian keberhasilan sebuah usaha. Faktor kecepatan memperoleh informasi juga menjadi amat penting. Penguasaan informasi boleh sama antara satu pihak dengan pihak lainnya, namun dampak dan efektivitas kepemilikan informasi tersebut akan berbeda, salah satunya disebabkan oleh faktor siapa yang terlebih dahulu menguasai informasi tersebut.

Dahulu kala masyarakat hanya mengandalkan berita dari orang per orang melalui proses verbal, suara dari mulut ke mulut, dan kemudian berkembang kepada bentuk tulis dan baca. Pada mulanya manusia hanya mampu saling berkomunikasi antara individu satu dengan individu lain, sementara saat ini seseorang bisa menyampaikan informasi kepada banyak orang bahkan tiada terhitung jumlah penerima informasinya. Dalam hal sistim pertukaran informasi seperti terakhir ini, dari satu pihak kepada banyak orang/pihak, manusia membutuhkan wadah khusus yang dinamakan “media massa” atau dikenal juga dengan istilah umum “pers”. Salah satu entitas penting dalam dunia media massa adalah wartawan atau jurnalis .

Abad berganti, peradaban bergeser. Ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi bagian perjalanan peradaban manusia yang masuk dan mempengaruhi hampir setiap sisi kehidupan manusia, di manapun jua di atas permukaan bumi ini. Pola interaksi dalam berbagi informasi tidak luput dari pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahkan, dunia informasi ini merupakan sisi peradaban manusia yang paling terkait-kelindan dengan kemajuan teknologi. Peralihan wadah (baca: media) penyampai informasi dari analog (berbentuk cetakan, benda kasat mata, dan sejenisnya) ke sistim digital (termasuk online, streaming, dan bentuk informasi elektronik lainnya) amat muskil dielakkan.

Hot Line:  Polda Jatim Kirim 17 Kontainer Bantuan Korban Gempa Tsunami Palu

Dalam kondisi dunia pers yang berbasis teknologi informasi seperti sekarang ini, jurnalis yang sejak awal mulanya sebagai pion dan ujung tombak media massa, merupakan kalangan yang rentan tertimpa berbagai tantangan berat dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai jurnalis. Makalah ini bermaksud memberikan berbagai telaah dan alternatif solusi sebagai bahan pemikiran bagi para jurnalis. (bersambung…)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here