Edannn….!!! Tiap Tahun, Biaya Ijazah Paket Di Mesuji Dipungut 2,5 juta

312
http://www.maduraexpose.com/news/police-line/

Edannn….!!! Biaya Ijazah Paket Di Mesuji Dipungut 2,5 juta

Jurnalis : Rahardja
Lampung, Policeline.co–Mengikuti Ujian Paket C (SMA/Sederajat) nampaknya tak semudah yang di bayangkan, pasalnya jika hendak mengikuti ujian paket C khususnya para peserta didik harus merogoh kocek sebesar 2,5 juta rupiah.

Seperti yang di sampaikan Edi Salah satu penyelenggara PKBM saat di hubungi via handpon beberapa waktu lalu yang membenarkan bahwa Pihaknya meminta Kepada peserta didik sebesar 2,5 juta rupiah kepada setiap peserta paket A, B, C sebagai administrasi untuk kegiatan Program Ijazah Paket.

Menurut edi, hal itu di lakukan mengingat dinas pendidikan provinsi lampung serta dinas pendidikan kabupaten mesuji. tidak menganggarkan anggaran khusus biaya untuk Penyelenggara paket Ijazah,,

Yang kami ketahui kami hanya menerima anggaran operasional untuk penyenggara paket itupun sangat Minim, sementara pekerjaan di lapangan tidak semudah yang di bayangkan, minimnya anggaran ini justu akan berdampak kepada sistem Penyenggara ijazah Paket, saat ini peserta Ijazah paket Ujian menggunakan laptop (sistem online), sementara kami penyenggara PKBM tidak memiliki alat pendukung seperti Laptop dan komputer, kami harus meminjam ke sekolah lainnya dan itu menggunakan biaya,

Tak hanya itu, para penyenggara seperti setiap guru masing – masing Study mapel dan pengawas pun harus kami pikirkan,Termasuk para pejabat dinas pendidikan, itu juga menggunakan biaya, meskipun demikian pelaksanaan Paket Ini setiap tahunnya berjalan konduksif .papar edi.

Di sisi lain, ketika di singgung apakah setiap peserta yang tidak memiliki dana masih tetap bisa ikut ujian serta surat Rekomindasi penarikan Dana maupun kwutansi pembayaran para serta , edipun menjawab bahwa silahkan saja yang tidak memiliki biaya ikut ujian nasional yang penting MOU-nya sesuai artinya anggaran yang di tetapkan sebesar 2,5 juta itu harus di bayar karna itu adalah anggaran yang harus kami gunakan untuk Penyelenggaraan Paket ijazah dan untuk masalah rekomindasi penarikan anggaran pun tidak ada dari dinas pendidikan Propinsi maupun kabupaten kita melakukan hal tersebut sesuai dengan sepakat para penyelenggara PKBM sekabupaten mesuji kata edi.

Selama ini kami pihak PKBM menyelanggarakan paket Di kabupaten mesuji menggunakan sistem mandiri tanpa adanya anggaran dari pemerintah,kami rasa anggaran itu tidak begitu besar untuk penyelenggaran ijazah Paket , papar.

Di sisi lain Dona selaku kasi PNF dinas pendidikan kabupaten mesuji saat di hubungi via Handpond membenarkan adanya ujian paket yang di selenggarakan di masing masing PKBM di kabupaten mesujj ketika di tanya terkait anggaran Ijazah paket dona- pun enggan menjawab, saya tidak mengetahui persis seperti apa prosesnya, kami hanya sub bidang pengawasan, jika ada yang melaksanakan ujian paket kami hanya datang sebagai pengawasan pungkasnya.

(Rahardja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here