Ketua Persit KCK Ny. Imelyda Ato Sudiatna Hadiri Pesta Rakyat dan Festival Ketupat

0
187

Sumenep (Policeline.co)- “Pesta Rakyat Kupatan dan Festival Ketupat” yang diselenggarakan pihak Pemda Sumenep berjalan lancar sesuai harapan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pantai Lombeng Jl. Cemara Udang Deaa Lombang Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep. madura-Jawa Timur. Sabtu, 23/6/2018).

Kegiatan Pesta Rakyat Kupatan dan Festival Ketupat yang dimulai pada pukul 09.30 WIB di hadiri undangan kurang lebihnya 1.500 orang termasuk diantaranya Ketua Persit KCK Cab. XLVI Ny. Imelyda Ato Sudiatna beserta dua anggota Ibu-ibu Pengurus yaitu Ny. Sarkun (Seksi Ekonomi) dan Ny. Habiono.

Ny. Imelyda selaku Ketua Persit KCK Cab. XLVI sangat terkesan, karena sebelum acara inti dimulai beberapa tarian disajikan oleh pihak panitia penyelenggara salah satunya Tari Muang Sangkal yang mana tarian tersebut disajikan diawali acara.

Dilokasi acara, nampak kehadiranbDanramil 0827/20 Sapudi Kapten Arh. Catur Heri Wibowo yang mana kahdiranya mewakili Komandan Kodim 0827 Letkol Inf. Ato Sudiatna. Disisilain kegiatan tersebut guna menjalani kerjasama antara Kodim Sumenep dengan Pemda Sumenep terlebih suatu bentuk sinergitas dalam mewujudkan kemajuan Kabupaten Sumenep.

Adapun susunan acara diawali pembukaan dengan disajikan Tari Muang Sangkal dilanjutkan Laporan Ketua Pelaksana setelah itu sambutan Bupati Sumenep Drs. K. H. A. Busyro Karim, M. Si., sekaligus pembukaan festival ketupat.

Pada inti sambutan yang disampaikan oleh Bupati Sumenep menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep mengucapkan terima kasih kepada panitian penyelenggara atas acara pesta rakyat kupatan dan festival ketupat pada tahun 2018 ini.

Saya harapkan dengan adanya kegiatan tradisi ketupat ini masyarakat bisa menjaga tradisi dan bisa membaur dan berpartisifasi dalam simbul kebersamaan, permintaan maaf dan simbul menjalin tali silahturrahim yang memiliki dampak positif bagi perkembangan serta kemajuan Kabupaten Sumenep. “terang Bupati pada saat sambutan”.

Hot Line:  Sertu Guno Bantu Serta Berbagi Pengalaman Pasca Panen Jagung

Bupati Sumenep Drs. K. H. A. Busyro Karim, M. Si., juga menyampaikan bahwa dalam sejarah pertama kali diadakannya tradisi ketupat di pulau Jawa yaitu oleh Sunan Kali Jaga kepada masyarakat. “Tradisi ketupat dalam bahasa jawa merupakan kependekan dari ngaku lepat dan laku papat, ngaku lepat artinya mengaku kesalahan, sedangkan laku papat artinya empat tindakan yakni lebaran, luberan, leburan dan laburan,” tandas Bupati.

Kami akan berjuang dalam mempopulerkan potensi wisata di Kabupaten Sumenep agar bisa berkolaborasi dan bersanding menjadi kekuatan dalam memajukan wisata Sumenep. Tahun ini di Sumenep ada beberapa tempat wisata yang masuk menjadi visit Sumenep 2018, yang paling banyak yang akan dikunjungi adalah Pantai Lombang yang berada di Kecamatan Batang-batang ini. “lanjutnya”.

Saya berharap dalam pengelola Pantai Lombang ini harus yang profesional jangan ada istilah pungli. Dengan semangat tellasan topak ini adalah semangat menyatukan energi seluruh lapisan masyarakat Sumenep dalam mengejar dan mengikat kemajuan yang akan terus berkomitmen menjadikan budaya lokal sebagai kekuatan pengembangan pariwisata di masa mendatang. “tutup Bupati Sumenep dalam sambutannya”.

Hadir pada kegiatan tersebut antaralain, Bupati Sumenep Drs. K. H. A. Busyro Karim, M. Si., Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi, Kapolres Sumenep diwakili oleh Kompol Endri Prasetyo Utoro, S.H ( Kabagren), Komandan Kodim 0827/Sumenep diwakili oleh Kapten Arh. Catur Heri Wibowo selaku Danramil 0827/20 Sepudi, Ketua Persit KCK Cab. XLVI Ny. Imelyda Ato Sudiatna, Pj Sekda Sumenep Drs. R. Moh. Idris, M. Si., Seluruh Pimpinan OPD Kabupaten Sumenep. Pada pukul 10.30 WIB kegiatan selesai dengan tertib, aman dan kondusif. (sur/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here