Dua Kader Parpol Digaruk Satnarkoba Polres Lampung

0
606

Jurnalis :  Rahardja
Policeline.co–Warning Propinsi Lampung Darurat Narkoba, Lagi lagi Dua kader Partai Politik, dari partai berbeda, Saidi, Partai Perindo dan Astari Partai Golkar di Pesisir Barat, diciduk Polisi karena terlibat peredaran narkoba jenis sabu.

Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Lampung mengaku mendapat informasi dari masyarakat, dibantu anggota Sat Shabara dan Polsek Bengkunat Pesisir Barat, menangkap kedua kader Parpol.

Penangkapan Saidi Muhtar (46) warga Pekon Sukarame Kecamatan Ngaras yang merupakan kader Partai Golkar dan Astari (46) warga Pardasuka kecamatan Negara, Pesisir Barat, Senin(8/5), di Pekon Sukarame, kecamatan Ngaras Pesisir Barat.

Kapolres Lampung Barat, AKBP Tri Suhartanto melalui Kasat Reserse Narkoba, Iptu Junaidi, mengatakan bahwa sebelum melakukan penangkapan terhadap dua kader Parpol tersebut, pihaknya berbekal laporan warga menangkap Sirajuddin (40) warga Pekon Bandar Jaya, Kecamatan Ngaras.

“Penangkapan Saidi dan Askari berbekal pengakuan Sirajuddin yang telah diamankan terlebih dahulu, dengan barang bukti berupa satu plastik klip berukuran sedang yang didalamnya terdapat dua plastik klip narkotika jenis sabu dan satu unit HP merk strawberry berwarna merah,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan Siradjudin, kata Junaidi, barang tersebut dibeli dari Saidi dengan harga Rp600 ribu. Berbekal keterangan tersebut polisi berhasil mengamankan Saidi di Pekon Padang Dalam Kecamatan Ngaras, sekitar pukul 10.00.

“Setengah jam setelah mengamankan tersangka pertama (Siradjudin), kami berhasil mengamankan tersangka kedua (Saidi) dengan barang bukti satu wadah bekas minyak rambut gatsby yang didalamnya berisi sembilan plastik klip narkotika jenis sabu, satu unit HP merk samsung,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka Saidi, kata Junaidi, sekitar pukul 14.00 wib, tersangka ketiga yakni Astari berhasil diamankan di Pasar Ulu Kecamatan Pesisir Tengah. “Dari tangan Astari berhasil disita satu buah plastik klip berukuran sedang yang didalamnya terdapat 14 buah plastik klip berisi narkoba jenis sabu, satu klip berisi dua buah ekstacy warna hijau berlogo niku,” kata dia.

Hot Line:  Innalillahi, Penambang Tewas Tertimbun Pasir Di Kampung Batu Ampar

Lanjutnya, saat ini ketiga tersangka sudah diamankan di Mapolres Lambar bersama barang bukti. Sementara berdasarkan keterangan bahwa barang haram tersebut berasal dari SD sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Tiga tersangka yang sudah tertangkap, barang bukti Narkoba, hp dan uang Rp2.800.000 sudah diamankan di Mapolres sementara satu tersangka DPO,” tandasnya.

(gus/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here