Polres Mesuji Dalami Peredaran Pupuk Subsidi Bermasalah

0
266

POLICE LINE–Pupuk bersubsidi Diregister 45 mesuji  Marak ,Jajaran kepolisan Resort Mesuji terus dalami dugaan menyalahi aturan perundang undangan yang berlaku atas maraknya beredarnya pupuk bersubsidi di kawasan register 45 Sungai Buaya Mesuji.

Hal tersebut sebagaimana diterangkan Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Dennis Arya Putra kepada Media saat di konfirmasi di ruang kerjanya pada Jumat (04/05/2018).

“Kami terus melakukan pendalaman kasus pupuk bersubsidi yang marak direg45 dimana perkara ini sudah dalam tahap penyidikan, namun ada beberapa hal yang masih perlu kami penuhi terkait barang bukti serta adanya beberapa saksi yang belum terperiksa karena saat dipanggil belum bersedia datang, ” ucap AKP Dennis.

Terkait adanya indikasi keranah pidana, Dennis mengatakan, bahwa sangat dimungkinkan, melihat obyek dari pada perkara tersebut adalah barang kawalan pemerintah maka prosedur penyaluranya harus sesuai dengan aturan yang ada.

“Inikan pupuk bersubsidi, jadi memang pendistribusianya harus sesuai prosedur, apalagi pupuk tersebut ditemukan di kawasan register banyak sekali indikasi pidananya semakin jelas, untuk itu kami juga akan melibatkan tim ahli di bidang ini, contoh apakah pembeli tersebut sesuai dengan RDKK dan segala macamnya, ataupun tergabung di dalam kelompok tani mana,” tegasnya.

Dari Pantauan media juga mendapat keterangan dari oknum berinisial KS warga pemukiman Tunggal Jaya wilayah register 45, yang diduga pembeli pupuk tersebut, bahwa dirinya serta beberapa rekanya mendapatkan pupuk dari salah satu distributor pupuk di Kecamatan Simpang Pematang.

“Kami beli rombongan beberapa orang biar bisa dihantar, tokonya yang arah Budi Aji kalau dari pasar, ” terang KS

Saat ditanya siapa pemilik toko tersebut, pria ini agak sungkan sungkan menjawabnya, bahkan dirinya mengakui jika pihak Polres Mesuji telah memeriksanya.

Hot Line:  Ada Gerakan Polisi Cinta Masjid di Polres Mesuji

“Saya udah diperiksa kok, kalau pemilik toko itu ya tahu saya ibu “K”, ya cuma beli – beli aja gitu, kalau sampean tanya surat surat apa saya nggak paham dan saya nggak tahu kalau beli pupuk itu harus pake surat surat,” sanggah KS.

Sementara itu pantauan media terkait hasil keterangan KS, diduga adanya keterlibatan Oknum pejabat pemerintah Mesuji yang memiliki bisnis pupuk tersebut dalam sebuah kios pupuk berinisial DT.

Sejauh ini didapatkan bukti keberadaan pupuk yang disimpan di kediaman KS adalah 86 sak pupuk jenis NPK Phonska, Urea, SP 36 dan ZA.

Untuk diketahui bahwa hingga saat ini pihak kepolisian dalam menangani perkara ini telah memeriksa 7 orang saksi termasuk juga telah mendapat pengakuan dari pemilik kios berinisial NW bahwa dirinya menjual pupuk tersebut kepada KS.

Hingga berita ini diturunkan perkara tersebut telah ditingkatkan dalam tahap penyidikan.

(gus/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here