“Diserang” Anggota BPH Migas, Pemilik APMS Kangean Angkat Bicara

0
145
Kanan:H.Muhammad Husni bersma Bupatu Sunenep A. Busyro Karim
APMS 03/Kangean Sumenep Saar melayani artisan pengendara dalan Syrian panjang (Dok.Policeline.co)


POLICELINE.CO (SUMENEP)– Meski mendapat serangan bertubi-tubi dari salah satu Komite BPH Migas di sejumlah media, rupanya ditanggapi santai oleh pihak pengelola APMS Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

HM.Husni, salah satu pengelola APMS (agen premium dan minyak solar) Kangean, yang berhasil diwawancarai media ini mengaku sangat terimakasih atas koreksi yang disampaikan oleh Hendry Ahmad, salah satu Anggota Komite BPH Migas, yang mengaku menemukan dua APMS Kangean melanggar. Namum, menurut pria yang juga dikenal sebagai Kader berpengaruh dari Partai Nasdem Jawa Timur ini sedikit menyayangkan, persoalan tersebut langsung diobral melalui media massa.

Menurut HM Husni, apa yang dilakukan Hendry Ahmad merupakan masukan yang sangat berharga bagi semua pengelola APMS,tidak hanya dikepulauan Sumenep.

“Saya berterimakasih sekali dengan masukan Pak Hendry yang disampaikan melalui media. Namun cara yang digunakan tidak lazim. Selama ini, kalau ada persoalan diselesaikan diinternal BPH migas sebelum menjadi konsumsi beritalama, ” beber HM Husni, salah satu pengelola APMS pulau Kangean Sumenep, Madura, Jawa Timur kepada Policeline.co, Senin 19 Maret 2018.

Pihaknya mengingatkan pihak Hendry, agar tidak melihat persoalan distribusi BBM dikepulauan dengan sebelah mata, apalgi hanya berdasarkan laporan hitam diatas putih,tanpa melakukan kroscek secara menyeluruh. Pihaknya kembali menegaskan, bahwa apa yang terjadi sebenarnya soal komunikasi.

“Saya kenal baik dengan Pak Hendry Ahmad. Ini hanya masalah miskomunikasi saja. Nggak ada masalah kok. Apalagi masalah BBM di kepulauan Sunenep. Karena yang jelas, apa yang kami terapkan di APMS itu berdasarkan arahan dan instruksi BPH migas dan Pertamina,yang intinya melayani satu harga dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tandasnya.

Catatan Redaksi, beberapa waktu Kali, Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa kepada seluruh karyawan BPH Migas mengeluarkan intruksi dengan meminta seluruh karyawan, agar melakukan pantauan dan kontrol langsung di lapangan pada setiap titik Wilayah.

Hot Line:  13 Nelayan Asal Sumenep Ditangkap Petugas Keamanan Australia

Pihaknya juga menyampaikan, bahwa realisasi BBM satu harga akan terpenuhi secara maksimal dengan adanya sinergitas seluruh pihak terkait.

“Peran Pemerintah daerah dan Pusat harus hadir di sini, dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada, dari Pertahanan keamanan. kemudian dari sisi fasilitas-fasilitas infrastruktur dasar memang harus terpenuhi khususnya masalah BBM,” tambahnya.

Sebelumnya, Anggota Komite BPH Migas Hendry Ahmad Sabtu (3/3) melalui sejumlah media mengungkapkan, ada dua APMS di Kangean yang dengan harga yang tidak sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah.

Kanan:H.Muhammad Husni bersma Bupatu Sunenep A. Busyro Karim
APMS 03/Kangean Sumenep Saar melayani artisan pengendara dalan Syrian panjang (Dok.Policeline.co)


(pol/zam/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here