Kisah Fitriani Tertipu Rp 355 Juta Untuk Jadi Polwan

0
186

POLICELINE.CO — Fitriani, seorang gadis di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh dua oknum polisi yang menjanjikannya lulus menjadi polisi wanita. Wanita cantik itu sebelumnya harus membayar uang senilai Rp 355 juta.

Peristiwa ini berawal di kediaman korban, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Taneteriattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Maret 2013 lalu.

Orangtua korban, Hj Hasni, didatangi oleh oknum polisi berinisial JU dengan pangkat Briptu yang bertugas di Mapolres Bone, dan menyuruh anaknya untuk mendaftarkan diri menjadi polisi. Hal ini dijanjikan menjadi mudah berkat bantuan anak JU yang bertugas di Mapolda Sulawesi Selawesi Selatan dan Barat, HE, dengan pangkat Briptu.

“Katanya anaknya bisa kasih lolos orang jadi polisi karena tugas di polda,” kata Hj Hasni.

Atas ajakan tersebut, Fitriani mendaftarkan diri dalam proses rekrutmen anggota kepolisian. Dia pun sempat mengikuti beberapa tes. Dalam proses seleksi tersebut, Briptu HE berulang kali meminta uang kepada orangtua korban dengan total Rp 355 juta. Dana itu dikirim melalui rekening BRI milik Briptu HE.

Setelah anaknya tak lulus menjadi polwan, orangtua Fitri akhirnya meminta uang dikembalikan. Namun, permintaan itu tak dipenuhi sehingga akhirnya mereka melaporkan peristiwa ini ke Mapolda Sulselbar.

Namun, setelah sekian bulan tak ada hasil dari laporan mereka, kini orangtua Fitri memilih pasrah meski masih berharap uangnya dikembalikan. “Sampai sekarang tidak ada tanggapan dan uang saya harus dikembalikan,” tutur Hj Hasni, sambil memperlihatkan bukti pembayaran serta SMS Briptu HE. 

(kmp)

Hot Line:  Dua Pembunuh Siti Nurhayati Dibekuk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here