Pengamat Hukum: Mahasiswa Sumenep Jangan Berhenti Kawal Kasus PT WUS

0
237

POLICELINE.CO–Pengamat hukum yang sekaligus seorang Advokat Peradi, Zamrud Khan, menaruh harapan besar kepada seluruh lapisan pemuda dan mahasiswa di Kabupaten Sumenep untuk terus mengawal proses hukum kasus dugaan korupsi dana participating interest yang diduga melibatkan sejumlah pejabat penting di ujung timur Pulau Madura Ini.

“Terungkapnya kasuss dugaan korupsi dana PI ditubuh PT WUS (BUMD) yang telah menyeret mantan Dirutnya (Sitrul Arsyih Musa’ie,Red) itu, diakui atau tidak justru berkat perjuangan para aktivisi pemuda dan mahasiswa Sumenep.Untuk itu, jangan berhenti sampai disini, teruskan perjuangan sanpai terungkap semua koruptornya, “demikian Zamrud Khan, pakar hukum yang saat ini sudah terjun menjadi lawyer dari organisasi Peradi.

Mantan ketua Panwaslu Kabupaten Sumenep yang juga adik kandung pengacara kondang Azam Khan ini menaruh harapan besar kepada para pemuda, mahasiswa dan para penggiat anti korupsi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Adik-adik mahasiswa dan pemuda inilah yang akan menentukan masadepan Sumenep. Kita punya kekayaan migas nasional yang luar biasa. Mari kita berjuang sampai titik darah penghabisan, ” pungkasnya.

Kerap diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, memeriksa Bupati Sumenep A Busyro Karim dan Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi.

Keduanya diperiksa terkait dengan kasus dugaan korupsi dana partisipating interest, yang dikelola oleh PT Wira Usaha Sumekar (WUS) BUMD Pemkab Sumenep, Madura.

Bupati Sumenep, A Busyro Karim dan Wabup Sumenep Achmad Fauzi diperiksa di Kejati pada Selasa, 7 November 2017.

A Busyro Karim diperiksa sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai Kepala Daerah. Sedangkan Fauzi diperiksa sebagai mantan pejabat dari PT WUS.

Kasiepenkum Kejati Jatim, Richard Marpaung membenarkan adanya pemeriksaan keduanya. Ia mengatakan, baik A Busyro maupun Fauzi datang memenuhi panggilan untuk dilakukan pemeriksaan.

Hot Line:  Zamrud Khan, SH Soroti Kajari Sumenep Soal Korupsi Rp 50 Juta

“Keduanya diperiksa statusnya masih sebagai saksi,” kata Richard Marpaung kepada awak media di Surabaya.

Ilustrasi Aktivis Mahasiswa Sumenep unjuk rasa soal dugaan korupsi PT WUS Sumenep

(mah/dbs/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here