Pelaku Pembunuhan Dengan Bondet Terungkap

0
155

POLICELINE.CO– Peristiwa pembunuhan dengan menggunakan bom ikan (bondet) yang menimpa korban Musahri (45) warga desa Prambanan kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep yang di lakukan oleh pria berinisial ML warga desa Ketupat Kecamatan Ra’as Kabupaten Setempat pada hari Selasa (06/03) diduga sebagai salah sasaran.

A post shared by Ferry Arbania (@ferryarbania1) on


Dari sumber Kepolisian Sektor (Polsek) Ra’as Iptu Sujarman mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi dari H. Musehna (50) warga desa Prambanan kecamatan setempat yang telah dimintai keterangannya sebagai saksi mengatakan sewaktu Musahri menyelam untuk menangkap ikan di dalam laut tiba-tiba datang perahu yang ditumpangi oleh ML sendirian

“Kemudian, ML melempar bom ikan di sebelah Musahri, meski sebelumnya saksi sempat melarang dan mengatakan jangan ngebom di situ karena ada orang di dalam laut” paparnya.

Namun ML diketahui melempar bondet tersebut tepat di samping Musahri, lanjutnya

Sujarman menambahkan, jarak pelemparan bom ikan tersebut sekitar kurang dari 10 meter dari tempat Musahri mengambil ikan

“Saksi yang kebetulan berada disitu langsung memberikan pertolongan kepada korban”, imbuhnya

Sayangnya nyawa korban tak tertolong, “Akibat ledakan hebat bondet membuat kondisi korban mengeluarkan darah dari telinga serta hidungnya dan meninggal dunia seketika selanjutnya jasad korban dibawa ke rumah duka di Desa Prambanan ” ungkap Sujarman, Selasa 13 Maret 2018

Masih kata Sujarman, “Dari hasil olah TKP dan keterangan beberapa saksi bahwa kejadian peristiwa bom tersebut terjadi di selatan perairan desa Ketupat dan saksi saat ditunjukkan perahu yang di tumpangi oleh pengebom membenarkan, bahwa perahu tersebut yang di tumpangi oleh terduga pengeboman”, terangnya

Sujarman menjelaskan, dari hasil penyelidikan bahwa pelaku bondet yang salah sasaran tersebut melarikan diri di hari itu juga Selasa (06/03), pasca insiden ini terjadi

Hot Line:  Mantan Kabid Disbudparpora Sumenep Ditemukan Tewas Diareal Pekuburan

“Pelaku pengeboman dari hasil penyelidikan telah melarikan diri, diduga ke daerah Bangka Blitung dan pihak kami tetap mengejar terduga pengeboman tersebut”, pungkas pria dengan satu balok di pundak ini

Akibat peristiwa tersebut, pelaku terduga pengeboman berinisial ML akan di jerat dengan pasal 359 KUHP jo pasal 1 ayat 1 UU darurat nomer 12 tahun 1951 tentang kepemilikan handak dengan ancaman 20 tahun kurungan atau 340 subsider 359 KUHP jo pasal 1 ayat 1 UU darurat nomer 12 tahun 1951.

(Ain/Min)

¡Combina tus cadenitas! ✨ Oro Rosa ✨🖤

A post shared by B O N C U K (@accesoriosboncuk) on

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here