Kawasan Lampung Utara Masih Terendam Banjir

0
129

Jurnalis : Rahardja
Sumatera lampung (Policeline.co)- lima kecamatan di wilayah Kabupaten Lampung Utara tergenang banjir akibat meluapnya aliran Way (sungai) Rarem. Bahkan, jalan lintas milik provinsi di Desa Banjaragung, kecamatan Abung Timur, lumpuh total. 

Berdasarkan pantauan media Selasa (6/3/2018), setidaknya lima desa tergenang luapan air bah aliran anak sungai Way Rarem di Kecamatan Abung Timur, yakni Desa Banjaragung, Bumiagungmarga, Pungguklama, Gedungnyapah, dan Penagan Ratu. 

Praktis jalan provinsi penghubung desa-desa setempat ke arah Kabupaten Tulangbawang Barat lumpuh total. Terdapat lima titik genangan air lebih dari 1 meter menghadang pengendara melintas, seperti di satu titik di Desa Banjaragung dan 4 titik di Desa Bumi Agung Marga. Ratusan  rumah dan ratusan hektar laham perkebunan maupin sawah warga yang berada di DAS sungai itu tidak luput dari terpaan banjit. 

Masyarakat pun masih bertahan di tempat pengungsian darurat yang dibuat sendiri, bahkan ada yang berada di areal perkebunan sawit milik warga yang dianggap lebih aman. “Akses jalan saja sudah tidak dapat dilalui warga, dan mereka masih bertahan di tenda-tenda darurat dibuat secara swadaya. 

Kalau korban jiwa belum ada, namun kerugian warga telah banyak. Seperti rusaknya perabotan maupun kebun atau sawah yang siap panen yang gagal panen,” kata Sekcam Abung Timur, Imron didampingi Kasi BPBD, Imri ditemui di ruangannya. Sementara itu, Arif, salah seorang pengendara yang melintas mengungkapkan mulai dari kecamatan Muara Sungkai kondisinya lebih parah, ketinggian air telah lebih dari 1 meter di perlintasan jalan provinsi yang menghubungkan dengan kabupaten berada di dekatnya. 

“Kondisi disana jauh dari ini, kalau disini tidak sampai satu meter di jalan disana telah lebih. Kondisi normal saja keadaannya seperti di lautan,” pungkasnya. Sementara satu kecamatan lainnya yang juga bernasib serupa di alami Kecamatan Abung Surakarta. Menurut  warga setempat sejak, Senin (5/3/2018), kondisi air telah meluap sampai kerumah-rumah warga. Bahkan saat itu keadaannya lebih parah, setidaknya ada ratusan rumah tergenang air bah akibat hujan deras beberapa belakangan serta puluhan hektar pesawah siap panen dan perkebunan singkong warga dipastikan gagal panen.  “Kalau hari ini kondisinya sudah turun airnya, kemarin lebih parah dari hari ini,” kata salah seorang warga setempat, Budiono (62) di lokasi banjir. 

Hot Line:  Pemkot Metro Lampung Dituding Lalai Tangani Banjir

Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya ada tiga kecamatan yang terkena dampak banjir, yakni Kotabumi di Kalipasir dan Muara jaya, Kelurahan Udik, Kotabumipasar, di Kotabumi Selatan ada di Kota Alam, Tanjungsenang, dan di Kecamatan Abung Timur, di BumiAgung, Gedungnyapah, Penaganratu dan Pungguklama. Ratusan rumah dan ratusan lahan perkebunan serta persawahan tidak luput dari banjir. Begitu juga, dengan jalan lingkungan yang berada disekitar pemukiman warga tergenang air bah. 

(gus/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here