Jurnalis:Sulistya
POLICELINE.CO–Dengan alasan tidak ada saksi laporan, Tohirin warga wisma Gunung Sugih Besar, Kecamatan Sekampung Udik mengaku lima laporannya Polda Lampung ditolak.

Laporan pertama dilakukan akhir Desember 2016 prihal kebobolan pada rek BTN atas namanya dengan Norek 570301017156532 ,senilai Rp.7,600,000 (tujuh juta enam ratus ribu rupiah).

” Pada Tanggal 27 Desember 2016 saya kepolda ,melaporkan rekening BTN atas nama saya yang dibobol dengan Lp/B/1644/Xll/2016 /SPKT.tapi petugas SPKT waktu itu bilang tidak bisa diproses secara hukum karena tidak ada saksi ” ungkap dia, Selasa 06 Maret 2018.

Laporan ketiga lanjut Tohirin,dengan Lp/1498/XII/SPKT prihal dugaan penipuan yang dilakukan yang dilakukan PT.Maestro untuk usaha bidang pulsa,dimana perusahaannya berlokasi di Jakarta.

” Untuk kasus dugaan penipuan itu saya dua kali melakukan pelaporan yang pertama terlapor atas nama Ir.Bejo,lebih dulu saya laporkan, Oktober 2017, setelah itu baru si pemilik perusahaan yang bernama widodo yang saya laporkan.Bejo itu yang mengajak saya untuk menginvestasikan uang diperusahaan maestro tersebut, tapi lagi lagi laporan saya ditolak dengan alasan tidak ada saksi, sedangkan bejo itu sebagai satu -satunya saksi yang saya punya dikatakan petugas di Polda secara hukum tidak bisa dijadikan saksi” papar Tohirin.

Ketidak beruntungan memang sedang berkawan dengan warga Lampung Timur kelahiran 51 tahun lalu itu. Rekening BRI atas nama dirinya kembali kebobolan, akibatnya uang senilai 14 juta miliknya raib entah kemana ,dia kembali melapor ke Polda lampung pada akhir januari 2018 dengan Lp/141/1/2018, tapi lagi lagi dikatakan tidak bisa diproses dengan alasan sama, tidak ada saksi.

” Padahal saya sudah menjelaskan dan sekaligus menunjukan bukti ke rek atas nama siapa uang saya itu berpindah, tapi mereka bilang saya harus punya saksi orang yang jadi korban kebobolan reknya seperti saya” ungkapnya.

Hot Line:  Buntut Pungli, Anggota Satlantas Diamankan Propam Polda

Tohirin juga menambahkan,dia pernah melaporkan prihal penyerobotan tanahnya, tapi ujung ceritanya masih tetap sama seperti laporan laporan sebelumnya.

(tya/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here