Pengelolaan ADD Desa Gebang Rawan Diselewengkan, Bupati Pesawaran Diminta Turun Tangan

0
422

Jurnalis:Sulistya
BANDAR LAMPUNG, POLICELINE.CO–Masyarakat Desa gebang harapkan Bupati Pesawaran melalui pihak pihak terkait dapat mengkoreksi kinerja Dadang selaku Kades Gebang yang diduga telah menyelewengkan alokasi dana ADD dan selalu bertindak semau sendiri dalam melakukan tugas dan fungsinya selama 2 periode menjabat.

Jumlah dana ADD tahun anggaran 2017 yang di alokasikan bagi desa yang masuk dalam wilayah Kecamatan Teluk Pandan itu sebesar Rp.1.220.100.958
Seperti dijelaskan petugas pendamping kecamatan Nurul.” Dana yang dari pusat Rp.905.605.136 ditambah dari Pemkab Rp.314.495.822 jadi total dana ADD yang dialokasikan di Gebang tahun 2017 adalah Rp.1.220.100.958 “tuturnya.(18/02/018).

Dia juga menjelaskan 70% dari dana ADD tersebut sesuai dengan aturan yang ada digunakan untuk fisik atau infrastruktur ,dalam hal ini fisik yang dibangun adalah rabat beton, jembatan beton, dan dermaga.
Berdasarkan pengawasan dan crosscek yang dilakukan beberapa warga masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan yang dimaksud banyak ditemukan marķ up harga dan jumlah pengadaan bahan bangunan yang digunakan .

” Informasi dari kepala tukang sekaligus pekerja dan perbandingan harga yang kami lakukan, diduga kuat terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran dana Desa oleh Oknum Kades itu, malah ada yang fiktif juga seperti biaya operasional molen dan sewa molen itu tidak ada,rekayasa dia saja” ungkap Suwito dan Saniban diaminkan warga masyarakat lain saat dikonfirmasi baru-baru ini.

Disampaikan juga tentang ketiadaan kegiatan karang taruna dan PKK di gebang selama ini dan tidak adanya koordinasi sebagai bentuk keterbukaan terkait semua kegiatan pembangunan di desa, baik dengan LPM, BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan lainnya.

” Dia bertindak sebagai pengguna anggaran dan pelaksana ķegiatan, semua dikangkangi dia dan keluarga besar, memang dia pikir dana yang dikucurkan itu hasil jual warisan?kami perlu tau selaku masyarakat!jangan bodohi kami terus!” Ujar Saniban satu2nya anggota BPD yang menolak ketika dipaksa menandatangani surat pemunduran diri oleh Oknum kades Dadang.

Hot Line:  Laka Maut, Dua Pengendara Tewas di Trimurjo

Masyarakat Desa Gebang berharap pihak Pemkab segera menyikapi kondisi yang ada didesa mereka. Harapan tersebut dituangkan dalam berkas laporan yang dikirim ke Bupati dan inspektorat serta BPMD,Polres Pesawaran,Kejari dan DPRD kabupaten setempat.

” Saya dan Saniban mewakili masyarakat berharap apa yang kami sampaikan segera ditindaklanjuti,kami mau bapak bupati dan pejabat pejabat dapat turun dan mencek sendiri kebenaran informasi yang kami sampaikan biar tau , jadi bukan hanya terima laporan diatas meja saja” Pungkas Suwito.

(Tya/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here