30 Siswa MTs Math’laul Anwar Kecelakaan di Kawasan Padangcermin

0
601

Jurnalis : Agus Rahardja
SUMATERA, LAMPUNG (POLICELINE.CO)- Angkutan umum yang membawa 30 pelajar MTs Math’laul Anwar Desa Padangcermin, Kecamatan Padangcermin mengalami kecelakaan tunggal dan terbalik di Dusun Margodadi 5, Desa Persiapan Dantar, Kecamatan Padangcermin, Sabtu sore (3/2).

Kendaraan Mobil angkutan umum dengan nomor polisi BE 9608 R yang dikemudikan Soleh warga Dusun Dantar, Desa Persiapan Dantar hilang kendali dan terguling. Mengakibatkan 30 pelajar yang berada didalam angkutan tersebut mengalami luka-luka, bahkan beberapa pelajar mengalami luka cukup serius dan kritis.

 Menurut Soleh sopir kendaraan bersama 4 orang pelajar, yakni Rizki Irawan (12), Faisal (13), Tiasudin (14) dan Ari Saputra ( 14) segera dilarikan ke Rumah Sakit Tjokrodipo Bandarlampung karena mengalami luka yang cukup serius. Sementara, pelajar lainnya yang kesemuanya merupakan warga Dusun Margo Dalom, Desa Batumenyan, Kecamatan Teluk Pandan dirawat di beberapa rumah sakit yang berbeda di Bandarlampung, seperti di RS Bumi Waras dan RS Abdoel Moeloek.

Sedangkan pelajar yang mengalami luka ringan dirawat di Puskesmas Padangcermin.

Faisal (14), salah seorang korban yang merupakan siswa kelas 2 MTs Math’laul Anwar saat dijumpai di ruang tindakan medis Puskesmas Padang Cermin menjelaskan, sepulang dari sekolah sekitar pukul 17.00 WIB. Dirinya bersama rekan-rekannya langsung naik mobil angkutan umum jenis pick up yang dikemudikan Soleh.

Saat itu ia bersama rekan-rekannya naik di atas kap mobil. Sebelum memasuki jalan sedikit menikung, mobil sudah terasa oleng ke kiri dan kanan. Tiba-tiba dari depan muncul 2 mobil minibus berwarna merah dan putih. Ketika melihat munculnya dua mobil, pengemudi kaget dan tidak dapat mengendalikan laju kendaraan, sehingga mobil melaju oleng dan tidak lama langsung terbalik disisi kiri jalan.

Hot Line:  Laka Tunggal, Toyota Calya Hantam Tembok Parkir Moka

Kendaraan mobil yang kami naiki ini memang ngebut, tiba-tiba mobil oleng. Ditambah lagi dari depan ada dua mobil. Lalu, mobil yang kami naiki makin oleng dan langsung terbalik. Waktu itu saya dan Rizki duduk diatas kap mobil, ada sekitar 15 orang yang ada di atas kap mobil,” ungkap Faisal.

Hal senada diungkapkan Santi (14), yang saat itu duduk di bagian depan bersama dua temannya, Resti dan Hera. Dirinya juga menyatakan, bahwa mobil yang membawa 30 siswa dan siswi tersebut jalan dengan kecepatan tinggi dan tiba-tiba oleng.

 Mobil ini ngebut bener, nggak lama mobil oleng dan terbalik,” jelasnya sambil menangis.

(gus/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here