Ternyata Obat Aborsi Yang Dipakai Tersangka, Didapat Via Online

0
262

POLICELINE.CO–Masih ingat sepasang kekasih yang melakukan aborsi Irene Evam (20), warga Surabaya dan kekasihnya Alek Kumaidi (22), warga Pati.

Dari hasil peneslusuran Policeline.co dari berbagai sumber informasi menerangkan, Bahwa obat yang digunakan untuk aborsi itu dibeli via online.

Dan ketika hal tersebut dikomunikasikan kepihak berwajib, kepolisian membenarkan jika obat penggugur janin dibeli tersangka via online.

“Saat itu tersangka menginap disebuah hotel di Waru. Mereka berdua sepakat agar pihak perempuan minum obat (menggugurkan bayi, Red) yang mereka beli via online,” ungkap Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Haris kepada awak media, seperti dilansir Policeline, Jum’at 26 Januari 2018.

Setelah berhasil membekuk sepasang kekasih aborsi tersebut pada tanggal 16 Januari 2018 lalu, Jajaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) berhasil membekuk pasanga yang nekad aborsi itu, pihak kepolisian langsung melakukan press realese di halaman Satreskrim Polresta Sidoarjo, pada Selasa 23 Januari 2018.

Kepada petugas penyidik, sepasang kekasih itu mengakui perbuatannya dan sangat menyesal. Tersangka bilang, dirinya terpaksa aborsi karena takut dan malu kepada orang tua, karena hamil sebelum menikah.

” Aorsi ini kami lakukan karena merasa malu dan takut kepada orang tua,” ujar Irene didepan penyidik.

Selain mengamankan kedua tersangka sangka, polisi juga menyita sejumlah barang (BB) berupa kantong pelastik pembungkus janin, sepeda motor tersangka dan cetok yang di gunakan untuk menggali dan mengguburkan janin di areal persawahan.

Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 77 A ayat 1 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar.***

(Ferry Arbania)

Hot Line:  Polisi: Korban Pemerkosaan di Jambi Dibui karena Aborsi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here