Gara-Gara Jujuran Pernikahan,Pria Ini Dibacok

0
251

POLICELINE.CO–Insiden pembacokan gara-gara belum bayar sisa jujuran pernikahan yang terjadi di Dusun I, Desa Hilimborodano, Kecamatan Somolo-Molo, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Rabu lalu.

Diduga pelaku pembacokan tersebut berinisial YL, warga Dususn I Desa Hilimborodano, Kecamatan Somolo-Molo, Kabupaten Nias dan Korban berinisial ML Warga Dusun I, Desa Hilimborodano, Kecamatan Somolo-Molo, Kabupaten Nias, hingga mengalami luka serius di sekujur tubuh korban.

Kapolsek Gido Melalui Ps Paur Subag Humas Polres Nias, Bripka Restu Gulo mengatakan, Berdasarakan informasi, personil polsek Gido mendapatkan informasi melalui Via Handphone, bahwa telah terjadi penganiaayaan berat (Pembacokan) di dusun I Hilimborodano, Kecamatan Somolo-molo, Kabupaten Nias.

Mendengar hal tersebut, Personil polsek Gido mendatangi Tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 15.00 wib dan benar adanya bahwa telah ditemukan korban akibat penganiayaan berat (pembacokan), di perkirakan sekitar pukul 11.00 wib,” Kata Restu.

Kepada polisi, para saksi dilokasi mengatakan bahwa Pelaku bersama istri dan anaknya dengan membawa parang masing-masing datang kerumah/TKP milik An. Talizinema Laia als Ama Yudika, dimana pelaku dan Talizinema Laia alias ama yudika ngobrol-ngobrol terkait masalah keluarga. 

Setelah itu, pelaku menyuruh istrinya untuk memanggil korban dan istri korban. Dan korban bersama istrinya pun datang kerumah TKP. Lalu, Korban bergabung duduk dikursi bersama dengan pelaku dan mereka sempat membahas masalah-masalah keluarga terkait hutang jujuran korban kepada pelaku. 

Namun pada saat itu, pelaku emosi dan langsung menyerang dengan membacok korban ke arah bagian punggung dan kepala korban secara berkali-kali, hingga korban yang sedang duduk dikursi langsung tersungkur di lantai TKP. Setelah kejadian itu terjadi, para warga sekitar atau saksi berteriak dan pelaku serta istri dan anaknya lagsung kabur meniggalkan TKP tersebut.

Hot Line:  Perwira TNI Dikeroyok Tukang Parkir, Prajurit Sweeping Pelaku hingga Sambangi Kantor Polisi

“Diduga pelaku YL (40) emosi karna korban ML (23) belum membayar jujuran atas pernikahan korban terhadap istri adiknya pelaku sebesar Rp. 5000.000 (Lima juta rupiah) dan 1 ekor babi,” Ucap Restu.

Selanjutnya, personil polsek Gido menyelamatkan korban dengan membawa ke Puskesmas, namun karena luka Korban cukup serius sehingga korban dirujuk ke RSUD Gunungsitoli.

“Korban mengalami luka robek bagian kiri dan kanan kepala atas, luka robek pada bagian badan belakang sebanyak 3 luka dan luka robek pada bahu sebelah kanan,” Tandasnya.

Dilokasi kejadian Personil Polsek Gido melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, dokumentasi TKP, beberapa barang bukti yang digunanakan pelaku, berupa sebilah parang dan 1 buah topi milik terduga pelaku serta penggeledahan rumah pelaku. Dan sementara pelaku sudah tidak berada ditempat.

(Febeanus Zalukhu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here