Kisah Polisi Dibedil Propam Polda

0
416
Polisi narkoba di Samarinda ditembak Propam Polda Kaltim 2017 merdeka.com/nur aditya

POLICE LINE: – Bripka Khairul Anam (32), personel Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda, menderita luka tembak di pahanya. Propam Polda Kalimantan Timur terpaksa melumpuhkan Anam, lantaran dia menjadi terduga pengedar sabu.

Bripka Khairul Anam (32), personel Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda, menderita luka tembak di pahanya. Propam Polda Kalimantan Timur terpaksa melumpuhkan Anam, lantaran dia menjadi terduga pengedar sabu.

Peristiwa itu terjadi Rabu (12/4) malam kemarin. Tim gabungan subdit Paminal Propam Polda Kalimantan Timur bersama dengan Paminal Polresta Samarinda, mencegat Anam di kawasan simpang empat Voorvo, kawasan pusat belanja Mall Lembuswana.

Sebelumnya, petugas Propam mengendus personel Polresta Samarinda menjadi terduga pengedar sabu, hingga penyelidikan mengarah ke Anam, yang tak lain adalah personel Satuan Reskoba Polresta Samarinda. Saat dicegat, Anam yang mengendarai mobil Toyota Rush bernomor polisi B 1098 CFA, sempat melawan.

Tidak mau menanggung risiko lebih jauh, petugas Propam terpaksa melumpuhkan Anam dengan menembak pahanya. Terlebih lagi setelah mengetahui, Anam juga mengantongi pistol. Usai melumpuhkan Anam, ditemukan satu paket sabu di jok mobil depannya berisi 10 gram sabu.

“Benar, kita lakukan penangkapan terhadap KA, seorang anggota polisi dari Satuan Reskoba Polresta Samarinda. Kasusnya, kepemilikan narkoba,” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Reza Arief Dewanto, kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Kamis (13/4) siang.

“Dia sebagai pengedar. Ada perlawanan, kebetulan yang bersangkutan bawa senjata ya. Saat dihentikan, ditangkap, yang bersangkutan lakukan perlawanan sehingga dilumpuhkan,” ujar Reza.

Tidak cukup sampai di situ, Reza memimpin langsung pengembangan hingga ke rumah Anam di Perumahan Temindung Permai, Jalan Damanhuri. Di rumah Anam, ditemukan 35 gram sabu yang disembunyikan di sela ranjang, timbangan digital, 4 pipet kaca, sendok takar, 2 bundel plastik klip dan uang tunai Rp 63 juta.

Hot Line:  Duh, Oknum LSM dan Penasehat Media Terjaring OTT Kejari

“Jadi memang, dari lokasi pertama, saya datang dan lakukan pengembangan. Total kita sita sekitar 46 gram sabu juga uang

Polisi narkoba di Samarinda ditembak Propam Polda Kaltim 2017 merdeka.com/nur aditya
Rp 63 juta,” sebut Reza.

“Juga kita amankan 15 buku tabungan, diduga hasil penjualan narkoba. Itu masih kita dalami,” tambahnya lagi.

Pantauan merdeka.com di Polresta Samarinda, barang bukti dikeluarkan tim Paminal Propam Polda Kalimantan Timur, dari ruang kerja Reza, menuju ke ruang Satreskoba Polresta Samarinda di lantai 3 Mapolresta Samarinda.

Sementara Anam, masih terbaring di RSUD Abdul Wahab Syachranie, dengan penjagaan ketat Propam Polresta Samarinda. Peluru yang bersarang di paha Anam, telah dikeluarkan beberapa jam usai dia digelandang ke rumah sakit.

(mdk/gil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here