Kapolres Pinora: Operasi Zebra Semeru 2017 Sesuai Instruksi Kapolri

0
197

POLICELINE.CO– Kapolres Sumenep AKBP H. Joseph Ananta Pinora, SIK menegaskan, bahwa Operasi Zebra Semeru 2017 sudah sesuai dengan instruksi Kapolri untuk dijalankan oleh semua jajaran.

Hal itu disampaikan Kapolres Pinora saat Jajaran Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, melaksanakan apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Zebra Semeru 2017” di halaman Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Operasi Zebra 2017 dimulai secara serentak di seluruh Indonesia, sejak tanggal 1 hingga 14 Nopember 2017. 

“Selama 14 hari, terhitung mulai hari ini sampai tanggal 14 Nopember 2017, kita melaksanakan operasi zebra sesuai instruksi bapak Kapolri, ” kata Kapolres Sumenep, AKBP Joseph Ananta Pinora.

Dalam operasi ini ada beberapa hal pelanggaran yang ditekankan. Utamanya pelanggaran lantas berpotensi kecelakaan.

“Ini paling utama, seperti lawan arus, menerobos lampu merah, berbonceng lebih, bermuatan lebih, kemudian tidak pake safety belt dan helm,” paparnya.

Sedangkan untuk sasaran lokasi penindakan dalam Operasi Zebra, akan menekankan ke tempat-tempat yang berpotensi terjadinya kecelakaan.

“Jadi, selama operasi zebra ini seluruh jajaran Polres Sumenep termasuk polsek-polsek baik daratan maupun kepulauan, akan melaksanakan kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Pada operasi zebra ini, Polres Sumenep menerjunkan sedikitnya 42 personel gabungan, terdiri atas Satlantas Polres Sumenep, Dinas Perhubungan, TNI, dan Satpol PP setmpat.

Kapolres juga mengatakan bahwa Operasi Zebra kali ini selain sebagai wujud meningkatkan kamseltibcar lantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas), juga bertujuan untuk menyongsong Natal dan tahun baru.

“Oleh karena itu, kami mengimbau agar pengendara bisa lebih tertib dan patuh terhadap peraturan lalu lintas, tidak hanya pada saat ada operasi saja. Kalau kedapatan melakukan pelanggaran dalam berlalu lintas, tentu akan dilakukan penilangan,” pungkasnya. (fer/red)

Hot Line:  Apa Kabar Kasus Korupsi ADD Rp265 Juta Desa Mattiro Bone?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here