Dedy Dikubur Tanpa Izin Keluarga, Polisi: Ada Mis-Komunikasi

0
357

POLICE LINE: Pasuruan – Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo menyebut ada mis-komunikasi sehingga jenazah Mochamad Dedy Irawan (19) dimakamkan tanpa izin keluarga. Rizal akan memberi sanksi anggota terkait kasus ini.

“Ada mis-komunikasi antara anggota dan pihak rumah sakit sehingga menyebabkan hal ini terjadi,” ujar Rizal kepada detikcom, Selasa (31/10/2017).

Rizal mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, hal menyedihkan itu bisa dihindari jika polisi dan rumah sakit mau bekerja lebih keras.

“Terutama anggota saya, seharusnya setelah dapat identitas korban harusnya berusaha keras menghubungi rumah sakit dan keluarga. Rumah sakit juga seharusnya mendatangi Sat Lantas memberitahu kalau korban meninggal. Kan dekat jaraknya (antara Satlantas dan Rumah Sakit), masa telepon sekali nggak diangkat terus didiamkan. Akhirnya jenazah dikubur tanpa identitas,” sesal Rizal.

Menurut Rizal, hal menyedihkan yang dialami korban disebabkan adanya kelalaian, baik anggotanya dan pihak rumah sakit.

“Saya tak ingin hal ini terjadi lagi di masa mendatang. Saya bilang coba ini terjadi pada keluarga kalian bagaimana,” kata Rizal.

Rizal menegaskan akan memberi sanksi pada anggotanya agar hal ini tak terjadi lagi di masa depan.

“Yang harus ditekankan adalah komunikasi antara kedua pihak, harus terus dilakukan,” pungkasnya.

(iwd/iwd/dtk)

Hot Line:  Satu Korban Perahu Tenggelam, Ditemukan Selamat di Perairan Giliyang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here